Masihkah Kita Sanggup Ketawa Setelah Membaca Azab Bagi yang Meninggalkan Shalat
(Na'udzubillah ..!!!)
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .. Ya Tuhanku, jadikanlah saya dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.(QS:Ibrahim:40)
Barang siapa melalaikan sholat, Tuhan SWT akan menyiksanya dengan 15 siksaan. Enam siksaan di dunia, tiga siksaan ketika meninggal, tiga siksaan di alam kubur, tiga siksaan ketika bertemu dengan Tuhan SWT.
Ketika Malaikat Jibril turun dan berjumpa dengan Rasulullah SAW, ia berkata, “Wahai Muhammad, Tuhan tidak akan mendapatkan puasa, zakat, haji, sedekah, dan amal saleh seseorang yang meninggalkan sholat. Ia dilaknat di dalam Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Quran.
Demi Allah, yang telah mengutusmu sebagai nabi pembawa kebenaran, bergotong-royong orang yang meninggalkan sholat, setiap hari menerima 1.000 laknat dan murka. Para malaikat melaknatnya dari langit pertama hingga ketujuh.
Orang yang meninggalkan sholat tidak memperoleh minuman dari telaga surga, tidak menerima syafaatmu, dan tidak termasuk dalam umatmu. Ia tidak berhak dijenguk ketika sakit, diantarkan jenazahnya, diberi salam, diajak makan dan minum.
Ia juga tidak berhak memperoleh rahmat Allah.Tempatnya kelak di dasar neraka bersama orang-orang munafik, siksanya akan dilipatgandakan, dan di hari simpulan zaman ketika dipanggil untuk diadili akan tiba dengan tangan terikat di lehernya.
Para malaikat memukulinya, pintu neraka jahanam akandibukakan baginya, dan ia melesat bagai anak panah ke dalamnya, terjun dengan kepala terlebih dulu, menukik ke daerah Qorun dan Haman di dasar neraka.
Ketika ia menyuapkan masakan ke dalam mulutnya, masakan itu berkata, ‘Wahai musuh Allah, semoga Tuhan melaknatmu, kau memakan rezeki Tuhan namun tidak menunaikan kewajiban-kewajiban dari-Nya.’
Ketahuilah, bergotong-royong peristiwa yang paling dahsyat, perbuatan yang paling buruk, dan malu yang paling nista yakni kurangnya perhatian terhadap sholat lima waktu, sholat Jumat, dan sholat berjama’ah. Padahal, semua itu ibadah-ibadah yang oleh Tuhan SWT ditinggikan derajatnya, dan dihapuskan dosa-dosa maksiat bagi siapa saja yang menjalankannya.
Orang yang meninggalkan sholat alasannya yakni urusan dunia akan celaka nasibnya, berat siksanya, merugi perdagangannya, besar musibahnya, dan panjang penyesalannya. Ia dibenci Allah, dan akan mati dalam keadaan tidak Islam, tinggal di neraka Jahim atau kembali ke neraka Hawiyah.”
Lalu Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa meninggalkan sholat hingga terlewat waktunya, kemudian mengadanya, ia akan disiksa di neraka selama satu huqub (80 tahun)…. Sedangkan ukuran satu hari di darul abadi yakni 1.000 tahun di dunia.” Demikian tertulis dalam kitab Majalisul Akbar.
Sementara dalam kitab Qurratul Uyun, Abu Laits Samarqandi menulis sebuah hadis, “Barang siapa meninggalkan sholat fardu dengan sengaja walaupun satu sholat, namanya akan tertulis di pintu neraka yang ia masuki.” Ibnu Abbas berkata, ”Suatu ketika Rasulullah SAW bersabda, ‘Katakanlah, ya Allah, janganlah salah seorang dari kami menjadi orang-orang yang sengsara.’
Kemudian Rasulullah SAW bertanya, ‘Tahukah kau siapakah mereka itu?’ Para sobat menjawab, ‘Mereka yakni orang yang meninggalkan sholat. Dalam Islam mereka tidak akan menerima bab apa pun’.
Disebutkan dalam hadis lain, barang siapa meninggalkan sholat tanpa alasan yang dibenarkan syariat, pada hari simpulan zaman Tuhan SWT tidak akan memedulikannya, bahkan Tuhan SWT akan menyiksanya dengan azab yang pedih.
Diriwayatkan, pada suatu hari Rasulullah SAW berkata, ”Katakanlah, ya Allah, janganlah Engkau jadikan seorang pun di antara kami celaka dan diharamkan dari kebaikan.”“Tahukah kalian siapakah orang yang celaka, dan diharamkan dari kebaikan?”“Siapa, ya, Rasulullah?” “Orang yang meninggalkan sholat,” jawab Rasulullah.
Dalam hadis yang bekerjasama dengan insiden Isra Mi’raj, Rasulullah SAW mendapati suatu kaum yang membenturkan watu ke kepala mereka. Setiap kali kepala mereka pecah, Tuhan memulihkannya menyerupai sedia kala.
Demikianlah mereka melakukannya berulang kali. Lalu, ia bertanya kepada Jibril, “Wahai Jibril, siapakah mereka itu?”
“Mereka yakni orang-orang yang kepalanya merasa berat untuk mengerjakan sholat,” jawab Jibril.
Diriwayatkan pula, di neraka Jahanam ada suatu lembah berjulukan Wail. Andaikan semua gunung di dunia dijatuhkan ke dalamnya akan meleleh alasannya yakni panasnya yang dahsyat. Wail yakni daerah orang-orang yang meremehkan dan melalaikan sholat, kecuali bila mereka bertobat.
Bagi mereka yang memelihara sholat secara baik dan benar, Tuhan SWT akan memuliakannya dengan lima hal, dihindarkan dari kesempitan hidup, diselamatkan dari siksa kubur, dikaruniai kemampuan untuk mendapatkan kitab catatan amal dengan tangan kanan, sanggup melewati jembatan shirathal mustaqim secepat kilat, dan dimasukkan ke dalam nirwana tanpa hisab.
Dan barang siapa meremehkan atau melalaikan sholat, Tuhan SWT akan menyiksanya dengan 15 siksaan. Enam siksaan di dunia, tiga siksaan ketika meninggal, tiga siksaan di alam kubur, dan tiga siksaan ketika bertemu dengan Tuhan SAW.
Adapun enam siksaan yang ditimpakan di dunia yakni dicabut keberkahan umurnya, dihapus tanda kesalehan dari wajahnya (pancaran kasih sayang terhadap sesama), tidak diberi pahala oleh Tuhan semua amal yang dilakukannya, doanya tidak diangkat ke langit, tidak memperoleh bab doa kaum salihin, dan tidak beriman ketika roh dicabut dari tubuhnya.
Adapun tiga siksaan yang ditimpakan ketika meninggal dunia ialah mati secara hina, mati dalam keadaan lapar, dan mati dalam keadaan haus. Andai kata diberi minum sebanyak lautan, ia tidak akan merasa puas.
Sedangkan tiga siksaan yang didapat dalam kubur ialah, kubur mengimpitnya hingga tulang-belulangnya berantakan, kuburnya dibakar hingga sepanjang siang dan malam tubuhnya berkelojotan menahan panas, tubuhnya diserahkan kepada seekor ular berjulukan Asy-Syujaul Aqra. Kedua mata ular itu berupa api dan kukunya berupa besi, kukunya sepanjang satu hari perjalanan.
”Aku diperintahkan oleh Tuhan SWT untuk menyiksamu, alasannya yakni engkau mengundurkan sholat Subuh hingga terbit matahari, mengundurkan sholat Zuhur hingga Asar, mengundurkan sholat Asar hingga Magrib, mengundurkan sholat Magrib hingga Isya, dan mengundurkan sholat Isya hingga Subuh,” kata ular itu. Setiap kali ular itu memukul, badan mayat tersebut melesak 70 hasta, sekitar 3.000 meter, ke dalam bumi.
Ia disiksa dalam kubur hingga hari kiamat. Di hari kiamat, di wajahnya akan tertulis kalimat berikut: Wahai orang yang mengabaikan hak-hak Allah, wahai orang yang dikhususkan untuk mendapatkan siksa Allah, di dunia kau telah mengabaikan hak-hak Allah, maka hari ini berputus asalah kau dari rahmat-Nya.
Adapun tiga siksaan yang dilakukan ketika bertemu dengan Tuhan SWT adalah, pertama, ketika langit terbelah, malaikat menemuinya, membawa rantai sepanjang 70 hasta untuk mengikat lehernya.
Kemudian memasukkan rantai itu ke dalam verbal dan mengeluarkannya dari duburnya. Kadang kala ia mengeluarkannya dari bab depan atau belakang tubuhnya.
Malaikat itu berkata, ”Inilah akhir bagi orang yang mengabaikan kewajiban-kewajiban yang telah ditetapkan Allah.” Ibnu Abas berkata, ”Andai kata satu mata rantai itu jatuh ke dunia, pasti cukup untuk membakarnya.”
Kedua, Tuhan tidak memandangnya.
Ketiga, Tuhan tidak menyucikannya, dan ia memperoleh siksa yang amat pedih. Demikianlah bahaya bagi orang-orang yang sengaja melalaikan sholat.
Semoga Tuhan SWT senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada orang yang bersegera menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi apa yang dihentikan oleh-Nya. Amin..
Rasulullah SAW bersabda, “Sembahlah Tuhan seakan engkau melihat-Nya. Apabila engkau tidak sanggup melihat-Nya, bergotong-royong Dia melihatmu.” (HR Bukhari dan Muslim)
Wallahu a’lam bish-shawab,
Ya Allah,Ampunilah semua dosa-dosa kami, baik sengaja atau pun tidak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah kami hidayah-Mu biar kami senantiasa akrab kepada-Mu hingga ajal nanti serta sampaikanlah umur kami dan keluarga kami kepada bulan Ramadhan hingga Ramadhan selanjutnya. Aamiin ya Rabbal'alamin.