Beginilah Sikap Bangsa Yahudi dan Inggris Sebelum Kedatangan Dajjal

Umat Islam akan tiba waktunya kedatangan fitnah terbesar yaitu fitnah dajjal. Kurang lebih 1400 tahun lalu, Rasulullah SAW juga memperingatkan umatnya perihal kedatangan fitnah dajjal. Rasul juga berpesan semoga terhindar dari fitnah dajjal yaitu mengamalkan surat Al Kahfi dalam kehidupan sehari-hari.

Jika dunia nantinya sudah pada kiamat banyak yang menyambut kedatangan dajjal. Mereka semua yaitu bangsa (kaum yahudi). Mereka inilah yang nantinya menjadi pengikut dajjal yang akan menciptakan dunia menjadi kacau balau. Disaat dunia sedang kacau balau dan dengan hiruk pikuk. Muncullah Imam Mahdi sebagai penegak Islam dan kedatangan Imam Mahdi juga sudah disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW.

Ilustrasi Dajjal
Selain Imam Mahdi, nantinya Nabi Isa AS akan kembali turun ke Bumi yaitu di Damaskus (di Syam) tepatnya menara putih. Untuk bahu-membahu dengan Imam Mahdi memerangi dajjal yang mempunyai tentara sebanyak 70 ribu pasukan. Kemudian Nabi Isa AS akan membunuh dajjal dengan memakai tombaknya. Selama kurun 40 tahun pada dikala itu, dunia kembali aman, Islam kembali dalam masa kejayaan dikala itu. Nabi Isa AS akan menghancurkan patung-patung (berhala) disemua daerah di Bumi ini.

Bagaimana perilaku bangsa yahudi dan inggris sebelum kedatangan dajjal, mari simak hadits Rasulullah SAW dibawah ini :

Rasulullah saw bersabda yang artinya : “Kalian akan memerangi Jazirah Arab, Tuhan pun memenangkan kalian. Kemudian Persia, Tuhan pun memenangkan kalian. Selanjutnya, kalian akan memerangi Romawi, Tuhan pun memenangkan kalian. Kemudian memerangi Dajjal, Allah pun memenangkan kalian.”

Penjelasan perihal perilaku bangsa tersebut juga dipaparkan oleh Syaikh Rasyid Ridha : “Tak ayal lagi bagi kami bahwa kaum Yahudi dan bangsa Inggris, masing-masing saling berkomplot untuk mencapai tujuannya dan berusaha menggagalkan tujuan golongan lain. Demikian pula, tak ayal lagi bagi kami, bahwa fitnah yang ditunggu-tunggu yaitu fitnah terbesar di muka bumi, atau fitnah terbesar secara umum, yaitu upaya mengembalikan kekuasaan kaum Yahudi, yang dalam hadits-hadits diistilahkan dengan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal.”

Hadits diatas juga menjelaskan, urutan penaklukan-penaklukan yang disebutkan di dalamnya mengatakan betapa dekatnya Dajjal dan kroni-kroninya dengan kaum muslimin. Padahal usai me­merangi Persia dan Romawi, kaum muslimin akan memerangi Dajjal, Tuhan pun memberi kemenangan kepada mereka. Dajjal dan kroni-kroninya yaitu komunitas yang akan muncul sesudah Persia dan Romawi, yaitu berasal dari bangsa Eropa dan antek-anteknya.

Mereka (kaum Yahudi dan Inggris) akan selalu berusaha merespon dan menyambut fitnah Dajjal ini dengan membabat habis Islam.

Fitnah Dajjal ialah fitnah terbesar di muka bumi, sebagaimana telah disebutkan dalam hadits shahih berikut ini :“Selama antara penciptaan Adam dan terjadinya kiamat tak ada satu makhluk pun yang lebih besar daripada Dajjal.”


Fitnah dajjal merupakan fitnah terbesar yang dihadapi umat Muslim. Bagi yang menghadapinya dengan kepercayaan dan taqwa kepada Tuhan SWT tentu akan selamat dunia dan akhirat. Sekarang dapat kita lihat banyak insan yang merespon kedatangan dajjal tersebut yang digambarkan menyerupai “mata satu”. Mata satu merupakan citra atau sosok dajjal yang disebutkan dalam hadits Rasulullah SAW. Dajjal salah satu matanya cedera, dan ditengah dahinya terlihat terperinci goresan pena kafir.


Sahabat Renungan Islam, mari senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan SWT semoga dilindungi dari fitnah dajjal. Dan juga mengamalkan Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat bagi sobat semua, wallahualam.