Azab Bagi Seorang Ibu yang Tidak Menyusui Anaknya

Trend kini tidak sedikit kita jumpai para Ibu-Ibu yang terlalu sibuk mengejar karir dunianya sendiri, istilah keren perempuan karir. Wanita karir ini kebanyakan suaminya juga merupakan seorang pekerja. AKibat terlalu sibuk dengan dunia, tidak sedikit para Ibu-Ibu tidak menyusui buah hatinya (anaknya). Berbagai alasan terlontar menyerupai tidak lagi berpenampilan menarik dan lain-lain. Malah kini terlalu banyak para Ibu memperlihatkan produk susu yang belum tentu baik terhadap anaknya. Padahal seorang perempuan begitu mulia di sisi Allah, alasannya yakni sanggup melahirkan dan juga menyusui buah hatinya.

Jika dilihat secara ilmiah, seseorang anak yang menerima ASI langsung Insya Yang Mahakuasa kecerdasannya berbeda kalau dibandingkan dengan belum dewasa yang tidak menyusui. Selain itu, ASI sangat penting sebagai penambah daya imunitas anak secara alami. Begitulah pentingnya untuk memperlihatkan ASI pada anak.

Ilustrasi Menyusui
Selain pentingnya ASI bagi anak, dengan menyusui secara efektif meningkatkan kesehatan Ibu itu sendiri. Bukah memburuk menyerupai apa yang dipikirkan sebagian orang. Sayangnya bagi mereka yang tidak mau menyusui selain tidak menerima sisi baiknya, akan menerima azab dari Yang Mahakuasa SWT. Seperti apa azabnya ?

Dari Abu Ummah ra, Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Kemudian Malaikat itu mengajakku melanjutkan perjalanan, tiba-tiba saya melihat beberapa perempuan yang payudaranya dicabik-cabik ular yang ganas. Aku bertanya: ‘Kenapa mereka?’ Malaikat itu menjawab: ‘Mereka yakni para perempuan yang tidak mau menyusui anak-anaknya (tanpa alasan syar’i)’.”(HR. Ibnu Hibban dalam shahihnya 7491, Ibnu Khuzaimah 1986, dan Syaikh Muqbil rahimahullah dalam Al-Jami’ush Shahih menyatakan: “Ini hadits shahih dari Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahu ‘anhu.” Hadis ini juga dinilai shahih oleh Imam Al-Albani).

Dalam hadits lainnya Rasulullah SAW bersabda yang artinya, "Jika ular di neraka menyengat satu gigitan, akan menyebabkan panas demam selama empat puluh musim. Demikian juga kalajengking di neraka, saat menggigit satu gigitan akan menyebabkan panas demam selama empat puluh musim,” (HR. Al-Baihaqi).


Nah, bagaimana kalau para Ibu-Ibu yang kesulitan ASInya. Jika Ibu tidak memungkinkan memberi ASI menyerupai sakit, ASI tidak keluar ataupun kondisi anak tidak memungkinkan, Insya Yang Mahakuasa tidak dalam bahaya kedua hadits tersebut diatas. Boleh memperlihatkan susu lain selain ASI Ibunya. Namun, kalau hanya bermasalah pengeluaran ASInya susah, Ibu harus berusaha dengan pinjaman medis juga tentunya berdoa kepada Yang Mahakuasa agar dilancarkan ASInya. Semoga bermanfaat, jazakumullah.