Inilah 5 Perbuatan Perempuan yang Dicatat Zina meski Tidak Melakukannya. Nomor 2 Paling Sering

Perbuatan zina tentu termasuk kedalam kategori perbuatan dosa besar. Zina yang dibahas pada ulasan ini bukan dalam perbuatan berzina menyerupai yang seharusnya, melainkan bila seorang perempuan melaksanakan hal ini seakan ia sedang melaksanakan zina dan dosanya menyerupai dosa zina, berikut ini ulasannya :


1. Melakukan praktek dan memakan riba.
Praktek riba bukan hanya terjadi pada kalangan para laki-laki saja. Namun, pada kenyataannya tidak sedikit para perempuan terjerumus dalam riba baik sebagai yang melakukannya, pencatat, dan lain-lain. Anehnya tidak sedikit yang merasa bahagia dan besar hati dari hasil riba.

Orang-orang tidak merasa bersalah telah melaksanakan praktek riba, padahal riba dosanya lebih berat dari berzina. Satu dirham memakan riba sama dengan zina 36 kali. Seorang laki-laki yang menekuni riba, dosa paling kecil menyerupai berzina dengan Ibu kandungnya sendiri. Jika seorang perempuan menyerupai berzina dengan Ayah kandungnya, Naudzubillah.

Sabda Rasulullah SAW yang artinya : “Riba itu ada 73 pintu (dosa). Yang paling ringan yakni semisal dosa seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri” (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi)

2. Memakai parfum supaya kaum laki-laki mencium baunya
Parfum sangat identik dengan kaum perempuan, terlebih bagi perempuan yang statusnya masih single. Meskipun para laki-laki ada yang menggunakan parfum hanya sekedar untuk wangi-wangian tidak berlebihan. Bagi perempuan sendiri menggunakan parfum bukan hanya sekedar untuk menambah keharuman namun sudah menjurus semoga kaum laki-laki tertarik. Perempuan hanya dibenarkan menggunakan parfum dihadapan suaminya.

Bagaimana bila laki-laki pada kesudahannya menjadi tertarik sesudah mencium wangi perempuan tersebut.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Wanita mana saja yang menggunakan parfum kemudian lewat pada suatu kaum supaya mereka mencium wangi parfum itu maka perempuan itu telah berzina” (HR. An Nasa’i).

Dari hadits tersebut jelaslah sudah seorang perempuan dianggap berzina bila berperilaku demikian. Sebaiknya bagi kaum perempuan menjauhkan diri dari menggunakan parfum hiperbola dan menciptakan kaum laki-laki tertarik.

Dari hadits lainnya Rasulullah SAW bersabda yang artinya : “Wanita mana saja yang menggunakan parfum kemudian melewati suatu kaum supaya mereka mencium wangi parfum itu maka perempuan itu telah berzina” (HR. Ahmad)

3. Bersentuhan kulit dengan kaum laki-laki yang bukan mahramnya
Tidak dibenarkan seorang perempuan bersentuhan dengan seseorang yang bukan mahramnya. Tidak sedikit perempuan yang menganggap sepele hal ini. Ini termasuk kedalam perbuatan zina tangan.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya : “Zina tangan yakni dengan meraba (menyentuh)” (HR. Muslim).

Sangat dahsyat azab Tuhan bagi perempuan dan laki-laki yang bersentuhan tangannya dan bukan mahram, bahkan Rasul menyampaikan lebih baik tangan seseorang ditusuk dengan jarum besi.

4. Menyukai Sesama Jenis (L*sbi)
Dalam kitab Ad Daa’ wa Ad Dawaa’, Ibnu Qayyim Al Jauziyah dijelaskan perbuatan ini termasuk dalam penyakit kesucian diri yaitu menyukai sesame jenis (l*sbi). “Disebutkan dalam sebagian atsar yang marfu’: Jika seorang perempuan mendatangi perempuan yang lain maka keduanya yakni pezina” tulis Ibnu Qayyim.

Menurut Ibnu Qayyim, l*sbi tidak dapat disamakan atau diqiyaskan dengan homose*s alasannya yakni dalam l*sbi tidak ada kemaluan yang masuk. Sehingga tidak ada eksekusi hadd atas perbuatan tersebut.

Meskipun demikian, l*sbi termasuk kategori sebagaimana zina tangan, kaki, mulut, dan mata.

5. Zina anggota badan lainnya menyerupai zina telinga, mata, atau lisan
Zina ini termasuk kategori ringan bila dibandingkan dengan yang dijelaskan sebelumnya. Ini juga disebut perbuatan zina, menyerupai zina mata, zina indera pendengaran dan zina perkataan.

Zina mata, bila memandang lawan jenis (pria) namun membangkitkan syahwat atau berlama-lama melihat badan lawan jenis. Ini sudah termasuk zina. Sedangkan zina indera pendengaran mendengar ucapan yang membangkitkan syahwat. Dan zina perkataan, berbicara dengan lawan jenis dengan tidak senonoh dan syahwatnya terbangkit. Ini semua masuk kedalam kategori zina.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Setiap anak Adam telah ditakdirkan bab untuk berzina dan ini suatu yang niscaya terjadi, tidak dapat tidak. Zina kedua mata yakni dengan melihat. Zina kedua indera pendengaran dengan mendengar. Zina lisan yakni dengan berbicara. Zina tangan yakni dengan meraba (menyentuh). Zina kaki yakni dengan melangkah. Zina hati yakni dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (HR. Muslim)

Sahabat renungan islam, itulah lima perbuatan perempuan yang dicatat zina meski tidak melakukannya atau seakan perempuan tersebut telah melaksanakan zina. Bagi perempuan janganlah hingga demikian, sungguh besar dosa yang akan dipikul bila melaksanakan hal tersebut.

Jika bagi sobat pernah melaksanakan hal tersebut, maka bertaubatlah kepada Tuhan SWT, alasannya yakni Tuhan kawasan satu-satunya memohon ampun dan Tuhan Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Semoga bermanfaat.