Ternyata, Perempuan Lebih Praktis Memaafkan Karena Memiliki Hati Lembut dan Sisi Keibuan Tanpa Menyimpan Dendam

Perempuan mempunyai sisi yang lembut dan juga keibuan jikalau dibandingkan dengan para laki-laki yang mengedepankan emosional. Kebanyakan para wanita bahkan hanya bisa menahan kesedihan atau menangis saat mendapat perlakuan tidak nyaman dari orang-orang jahat terutama dari laki-laki yang mempunyai sopan santun yang jahat.

Kadang kala sebagian laki-laki tidak mau perduli perihal perasaan seorang wanita yang benar-benar sangat lemah. Begitu mudahnya seorang laki-laki menciptakan wanita bersedih, terutama terhadap pasangannya (yang sudah menikah). Bahkan terhadap seorang wanita yang akan direncanakan segera meminangnya. Tidak gila bagi penulis sering berjumpa perempuan-perempuan yang bersedih lantaran sosok pria.

Artikel ini tidak serta merta menjustice semua laki-laki jahat. Namun, pada kenyataannya wanita banyak yang tersakiti oleh alasannya yaitu perlakukan pria. Jika memeriksa lebih mendalam lagi, terlalu banyak hal yang dirasakan kaum wanita yang bisa menciptakan dirinya bersedih. Seperti, kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan baik lisan dan non verbal, tidak dihargai, dan lain-lainnya. Itu hanya sebagian kecil yang dirasakan perempuan.


Dari perilaku perlakuan diatas, jikalau Anda laki-laki coba mencari data atau acuan siapa dibalik semua hal menyerupai itu. Apakah Anda pernah mendapat KDRT oleh perempuan, pelecehan oleh perempuan? Malah di kota-kota besar tidak sedikit laki-laki bejat memperlakukan tindakan tidak senonoh terhadap perempuan.

Perlakuan tidak baik terhadap wanita bahkan sudah terjadi dimasa sangat lampau. Sebelum datangnya Rasulullah SAW, wanita selalu dijadikan objek perlakukan garang dan dijadikan budak. Setelah Rasulullah SAW hadir membawa risalah Islam, bertahap derajat kaum wanita terangkat. Sehingga wanita mendapat julukan, sebaik-baiknya tambahan dunia ialah wanita salehah.

Intinya, yang perlu diketahui para pria, didalam kepribadian seorang wanita terdapat hati yang sangat lembut. Bahkan, sebelum mencapai umur remaja yang sangat matang, wanita sudah mempunyai rasa keibuan yang sangat mendalam. Dengan alasan berpengaruh inilah penulis berani menyampaikan sosok wanita lebih gampang memaafkan dan tidak menyimpan rasa dendam sama sekali jikalau dibandingkan dengan seorang pria. Coba Anda cari tahu berapa laki-laki yang tidak menaruh rasa dendam lantaran mengalami perlakuan tidak menyenangkan dari orang lain, niscaya ada keiniginan untuk membalasnya. Sebagai pelajaran, bukankah Rasulullah SAW mencontohkan sifat-sifat baik, bahkan Beliau tetap mendoakan orang yang menjahilinya meski dilempar kotoran.

Namun demikian, tidak semuanya wanita yang mempunyai sifat menyerupai dalam ulasan artikel ini. Tetapi, sekeras apapun hati wanita tetap bisa memaafkan.

Terlepas dari semua itu, alangkah baiknya sebagai muslim dan muslimah yang taat kepada Allh SWT untuk saling memaafkan, jangan hingga rasa emosi memenuhi pikiran akhir efek syaitan, tentunya hal ini dibenci oleh Tuhan SWT.


Pesan penulis, bagi para laki-laki sudah seharusnya mencar ilmu untuk lebih menghargai kaum wanita dan mencar ilmu menjadi sosok pemaaf, penyabar dan penyayang. Ingat, tidak mesti selalu menyampaikan diri bahwa laki-laki lebih dari segalanya dibandingkan perempuan. Semoga bermanfaat bagi sahabat semua. (mz)