Inilah 5 Tanda Suami yang Tidak Menghargai Istrinya. Apakah Suami Anda Termasuk ?

Di dalam rumah tangga menghargai antara suami dan istri merupakan suatu keharusan yang harus selalu dipertahankan. Dengan bersikap menyerupai ini, akan lebih simpel mencapai kebahagian dalam membina rumah tangga. Selain itu juga bisa mendongkrak rasa kasih sayang antara suami dan istri, pastinya dengan salin menghargai hubungan terus menjadi harmonis.

Hubungan antara suami istri kadang-kadang juga mencapai titik dimana adanya sebuah terpaan angin, alasannya tidak selamanya hubungan suami istri selalu bahagia. Meskipun ada pasangan suami istri yang selalu bahagia, tidak semuanya hanya beberapa pasangan saja. Paling penting kalau terjadi permasalahan didalam rumah tangga bijaklah menanggapi dan selalu bersikap remaja jangan mengedepankan emosi.

Ilustrasi
Beberapa duduk masalah yang sering timbul bisa saja istri kurang menerima penghargaan dari suami atau suami tidak menghargai istrinya. Ini hany satu dari sekian banyak pola yang dipaparkan penulis.  Inilah tanda seorang suami yang tidak menghargai istrinya, berikut ulasan lengkap dibawah ini :

1. Seorang suami yang suka emosi dan memukul istrinya
Untuk urutan pertama, tanda suami yang tidak menghargai keberadaan istrinya ialah sangat simpel murka dan terlalu simpel menjatuhkan tangannya (memukul istrinya). Suami menyerupai ini orangnya sudah niscaya sangat simpel emosi dan tidak terlalu bakir mengelola emosinya. Jika melihat secara hokum Negara, hal itu (memukul) tidak sanggup diterima dan bisa dipidanakan. Apalagi aturan Islam tentu azab Tuhan SWT sangat perih.

Dari Mu’awiyah Al-Qusyairiy bertanya kepada Rasulullah SAW : “Ya Rasulullah apakah hak istri terhadap kami? Rasulullah SAW menjawab:Memberinya makan kalau kau makan, memberinya pakaian kalau kau menggunakan pakaian, jangan memukul wajah, jangan menghinanya, dan jangan menjauhinya kecuali dalam rumah.” (Abu Daud)

2. Suami yang menganggap istrinya menghabiskan hartanya (uang suami), padahal tidak demikian.
Tanda lainnya seorang suami tidak menghargai istrinya ialah selalu menganggap sang istri menghabiskan hartanya. Padalah dilihat dalam pandangan Islam, suami yang tidak menafkahi istrinya dianggap telah melaksanakan dosa dan menerima azad dari Tuhan SWT. Sudah kewajian suami mencari nafkah untuk istrinya. Dan sang istri tentu membelanjakan nafkah dan harta suaminya untuk keperluan rumah tangga dan sesuai kebutuhan jangan hingga berlebihan.

Untuk para suami ketahuilah bahwa istrimu dengan penuh ketulusan melayanimu setiap hari dan mematuhi serta mentaatimu. Jangan hingga ada dibenak pikiranmu menyampaikan istri suka menghabiskan harta dan menguras nafkahmu. Kalau memang itu sudah keperluan keluarga, bersyukurlah dan berdoa kepada Tuhan SWT biar rezekimu ditambah oleh Tuhan SWT. 

3.Tidak lagi meminta pendapat istri (mengajak berdiskusi). Suami yang mengambil keputusannya sendiri

Tanda selanjutnya seorang suami tidak menghargai istrinya ialah tidak menempatkan atau mengajak serta istrinya ketika mengambil keputusan terhadap sesuatu hal yang terjadi. Bahkan suami menyerupai ini secara sepihak memutuskan permasalahan tanpa diketahui atau disetujui oleh istrinya.

Meskipun posisi suami dalam rumah tangga sebagai pemimpin tidak boleh berlaku demikian. Bukankah pemimpin yang baik selalu mengajak serta beberapa orang bawahannya dalam memilih apa yang akan diputuskan. Sebagai suami, baiknya meminta pendapat istri dan mengajak diskusi biar menerima hasil yang baik dan pastinya untuk kepentingan bersama. Pastinya  dengan selalu berdiskusi antara suami dan istri menambahkan rasa serasi dan kebahagiaan.

4. Suami yang membiarkan istrinya mencari nafkah sendiri, padahal ia bisa mencari nafkah dan membiarkan istri membeli sesuatu dengan keringatnya sendiri.

Seperti pada poin diatas dan artikel sebelumnya sangat besar dosa suami yang tidak menunjukkan nafkah pada istrinya kalau ia (suami) mempunyai harta dan nafkah yang cukup. Jika memang kurang mencukupi, istri bekerja untuk membantu tidak duduk masalah sama sekali asalkan tidak ada keributan dengan hal demikian dan juga istri bekerja harus dengan izin suaminya.

Sebagai suami yang taat kepada Tuhan SWT, janganlah menjadi orang yang bermalas-malasan hanya menghabiskan waktu untuk tidur, tidak mengerjakan sesuatu yang menghasilkan. Jangan hingga membiarkan istri mencari nafkahnya sendiri untuk membiyayai hidupnya dan juga belum dewasa kalian berdua. Apalagi suami memakan harta istrinya sungguh seorang suami yang memalukan kalau menyerupai ini. Sebagai pria maksimalkan potensi diri untuk mencari nafkah dan selalu berdoa dan semangat dalam bekerja.

5. Membuka malu istrinya di hadapan orang lain

Sebagai tanda paling terakhir, seorang suami yang tidak menghargai istrinya ialah yang membuka malu istrinya dihadapan orang lain atau teman-temannya. Walaupun ia sekedar curhat atau ngobrol-ngobrol biasa saja, hal ini sangat tidak boleh oleh Tuhan SWT. Jangan hingga seorang suami mengakibatkan istrinya sebagai materi hinaan orang lain. Jadilah seorang suami yang bersabar, kalau memang istrimu bersalah tegur dia, berikan nasehat dan bertanya kenapa ia demikian. Itu sangat lebih baik dibandingkan dari membuka aibnya.

Sahabat renungan Islam semua, khsusnya bagi yang sudah berumah tangga dan untuk suami janganlah gejala menyerupai diatas ada pada dirimu yaitu tanda seorang suami yang tidak menghargai istrinya. Hargailah istrimu, ia yang menjaga anak-anakmu dan melayanimu sepanjang hari dengan sepenuh hati. Semoga menjadi keluarga senang yang sakinah, mawaddah dan warrahmah, Amin.