Hukum Sulam Alis dalam Pandangan Islam. Wanita Baca Ini
Tren sulam alis sudah usang menjakiti perempuan-perempuan metropolitan di Indonesia. Para artis yang perempuanpun tidak ketinggalan mengikuti mode ibarat ini (fashion). Kaum wanita sangat bahagia dengan fashion dan cepat mengikuti mode, ibarat halnya dalam keindahan alis. Sering kita melihat alis seorang perempuan ada yang diberikan kosmetik, ada yang ditipiskan dan ada pula sulam alis.
| Ilustrasi |
Sebagai muslimah yang taat kepada Tuhan SWT dan juga Rasulullah SAW harus mengetahui bagaimanakah sulam alis tersebut dalam pandangan Islam. Silahkan simak ulasan lebih lanjut.
Dalam riwayat Bukhari, hadits Rasulullah yang artinya ; “Rasulullah SAW melaknat perempuan-perempuan yang meminta dicukur alisnya.”
Mencukur alis memang bab dari untuk memperindah atau mempercantik diri, ini salah satu cara mempercantik diri yang berlebihan. Terlebih niatnya untuk tampil anggun dihadapan bukan mahram tentu haram dilakukan seorang perempuan.
Imam Thabrani meriwayatkan istri Abu Ishak, bahwa suatu hari ia pernah tiba ke rumah Aisyah. Istri Abu Ishak waktu itu masih gadis dan masih bahagia dengan kecantikan. Kemudian ia bertanya:
“Bagiamana hukumnya perempuan-perempuan yang menghias mukanya untuk kepentingan suaminya?”
Maka Aisyah menjawab:
“Hilangkanlah kejelekan-kejelekan yang ada pada kau itu sedapat mungkin.”
Sahabat renugan Islam, berhiaslah sesuai dengan aturan dengan sedikit mempercantik diri jangn hingga belebihan. Jika memang harus dirapikan, ya dirapikan saja jangan hingga mencukur habis bulu alis.
Dalam mazhab Hambali membolehkan wanita mencukur rambut diwajah kalau seizin suami, alasannya itu ialah bab dari berhias. Berlaianan dengan Imam Nawawi yang menyebutkan mencukur rambut dahi itu dilarang sama sekali, menyampaikan bahwa hal itu bukanla bab dari berhias.
Meskipun demikian ikutlah hadits Rasulullah SAW. Jangan hingga diri terlaknat alasannya mencukur alis. Jika ingin sedikit merapikannya boleh saja sesuai dengan menghias muka dari yang buruk perkataan Ummi Mukminin Aisyah. Semoga bermanfaat untuk semua.