Wahai Laki-Laki. Masih Beranikah Berselingkuh atau Berzina Setelah Membaca Ini
Dahulu masa kehidupan Rasulullah SAW datanglah seorang perjaka untuk bertemu dengan Beliau. Pemuda tersebut mengajukan sebuah kalimat pada Rasulullah SAW, ia meminta izin supaya boleh berzina. Namun, Rasulullah SAW tidak memarahinya, Baginda Rasul mengajak perjaka tersebut untuk berpikir dan sedikit mempunyai rasa empati.
| Ilustrasi |
Berikut penuturan Rasul dengan perjaka itu.
“Wahai pemuda, bersediakah engkau kalau saudara perempuanmu dizinahi pria lain? Ataupun hal ini terjadi pada Ibumu, Bibi perempuanmu atau bahkan anak perempuanmu. Apakah kau mau mereka dizinahi?”
“Pemuda itu menjawab tidak bersedia kalau salah satu wanita di dalam keluarganya dizinahi oleh pria lain”.
Meski hanya secuil dongeng kisah Rasul dengan perjaka tersebut, alangkah indahnya kalau bagi semua para pria mengambil hikmahnya. Senantiasa menjaga kehormatan diri untuk tidak melaksanakan zina yang amat dihentikan oleh Tuhan SWT. Dengan impian dan berdoa tidak terjadi pada keluarga kita sendiri.
Mungkin anutan perjaka kini agak aneh, mereka memutuskan berzina alasannya ialah mereka akan membiarkan anak perempuannya nanti dizinahi oleh pria lain. Naudzubillah.
Selain berzina, tidak sedikit pula para kaum pria melaksanakan perselingkuhan terlebih bagi mereka yang sudah berumah tangga tentunya sangat mencederai rumah tangga yang telah dibangun. Para suami ibarat ini tidak lupa bahwa ia mengkhianati istrinya. Lihatlah perkembangan teknologi zaman sekarang, begitu banyak orang memakai media umum untuk chatting dengan orang lain, dan tidak sedikit yang menyalahgunakan ibarat berselingkuh.
Salah satu yang perlu diingat ialah anak gadis yang dimiliki, relakah kalau di lalu hari anak gadis Anda yang telah menikah malah diselingkuhi oleh suaminya?
Sahabat renungan Islam, apakah sahabat semua (laki-laki) rela menyakiti pasangan Anda (istri). Ayah mertua Anda akan menangis kalau Anda menyakiti perasaan anak perempuannya (istri Anda). Apakah Anda masih ingin berselingkuh. Pikirkanlah baik-baik !
Lihatlah sahabat, perzinahan dan perselingkuhan terjadi dimana-dimana. Orang bahkan tidak aib melakukannya di depan orang lain. Inilah salah satu gejala tamat zaman, wallahualam hanya Tuhan Maha Besar yang mengetahuinya.
Maka lindungilah diri dan keluarga kita dari bahaya siksa neraka dengan cara menjauhi zina, termasuk menghindari perselingkuhan dalam rumah tangga!
Mari sahabat semua, ajaklah keluarga untuk lebih mendekatkan diri pada-Nya. Menjauhi segala perbuatan yang dihentikan oleh Tuhan SWT. Jika diri pernah melaksanakan kesalahan atau dosa bersegeralah bertaubat kepada Tuhan SWT.